Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2019

Jika

Satu hari kau terpilih untuk menjalani hidup hingga akhir bersama seorang yang lain. Jangan khawatir akan tempatmu, kau terlanjur mendapat tempat sebagai "teman" yang selalu tidak bisa aku definisikan dalam kata. Hanya yang pasti, kau ada di dalamnya, kau mendapatkannya, dan kau akan selalu di dalam sana sebagai "teman".

Doa ?

Tuhan, Aku meminta tanah seluas seribu sembilan puluh dua kali kulit lembu. Aku meminta jalan lurus menuju kebun tanpa ilalang dan ular yang menghadang. Aku meminta basah tanahku jika terjadi kekeringan panjang. Aku meminta suburkan buah tanamanku. Aku meminta gersangkan tanah di selatan kebunku. Aku meminta hujan turun dan matahari menyinari seluas-luasnya di kebun seluas seribu sembilan puluh dua kali kulit lembu ku saja. Aku meminta matahari menyinari secukupnya siang hari. Aku meminta matahari meredup ketika keringatku mulai menetes. Aku meminta hujan turun secukupnya supaya tak menggenang kebunku. Aku meminta petir tidak hadir ketika ku di tanah lapang. Aku meminta bah tak datang ketika panen tiba. Tuhan, Aku hamba yang memerintah.

Ireniolog : Penerjemah Rangkaian Metafora Gak Guna

Diatas selembar kertas virtual, aku mengungkap singkat saja dan sisanya adalah semua yang kau tahu. Terima kasih atas ke sebuah-pahamanan yang telah ditunjukan atas segala metafora yang kurangkai seindah mungkin diatas percakapan demi percakapan yang baik melalui servernya Zuckerberg maupun directly-no server needed. Aku belajar banyak kosa kata supaya yang terungkap tidak semudah itu ditangkap. Yah, walau sejauh mungkin aku bersembunyi dalam kata-kata yang menutup muara sampai hulu ungkapan tetap saja dipahami. Kabar baiknya, setidaknya seni berkata itu dipahami secara tepat oleh orang yang tepat dalam waktu yang relatif. Irenius,